Ahmad Bustomi (lahir di Jombang, Jawa Timur, 13 Juni 1985;
umur 25 tahun) adalah seorang pemain sepak bola Indonesia. Saat ini dia
bermain untuk Arema Indonesia di Liga Super Indonesia, sebelum di Arema
ia bermain untuk Persema Malang dan Persikoba Batu yang juga salah satu
tim dari daerah di Malang Raya.
Saat memperkuat Persema, nama Tomi masuk dalam skuad Timnas U-23 Asian
Games, SEA Games, dan Pra Olimpiade yang sempat berlatih ke Belanda dan
Argentina. Dalam buku program “Garuda Merah Garuda Putih” Bustomi
mengaku banyak belajar dari Danurwindo, mantan pelatihnya di Persema
Malang. Saat ia menjadi penggawa Tim nasional sepak bola indonesia di
ajang Piala AFF 2010 asuhan Alfred Riedl. Dia biasa berposisi sebagai
Midfielder. Tentang pemain idolanya, Tomi menyebut satu nama, Bima Sakti
Tukiman. Kita tahu, Bima Sakti pernah jadi gelandang Timnas pada era
Kurniawan Dwi Yulianto dkk.
Dia terkenal memiliki tendangan kencang dan akurat. Tomi bersahabat dengan Bima kala keduanya bermain di Persema.
Karir
Klub
Cimot
atau Tomi nama panggilan sehari-hari Bustomi, mulai mengenal sepakbola
waktu ia masih duduk di bangku SD. Ia pun mendaftar di SSB Unibraw 82,
sebuah SSB yang dibawah naungan Universitas Brawijaya. Di suatu
turnamen pemandu bakat melihat potensi besar pada Tomi remaja akhirnya
ia terjaring dalam seleksi, dan masuk dalam tim Persema Jr U-18. Dua
musim pun ia jalani bersama Persema Jr di Kompetisi Liga Remaja Piala
Soeratin U-18, di Persema U-18 ia dipercaya sebagai Kapten kesebelesan.
Tahun 2004 awal mula ia mengawali sebagai pemain profesional, setelah
ia menjadi bagian dari tim Persikoba Batu. 2005 ia memperkuat tim
Persema Malang bersama Pitono dan Abdi Gusti pemain seangkatan di
Persema U-18 yang saat itu diarsiteki oleh Danurwindo. Musim 2008 ia
menyebrang ke tim se-kota Arema Malang, dan di musim kompetisi 2009-2010
membawa Arema Indonesia menjadi juara Liga Super Indonesia dan runner
up Piala Indonesia.
Timnas
Tomi
masuk dalam skuad Timnas U-23 Asian Games, SEA Games, dan Pra Olimpiade
yang sempat berlatih ke Belanda dan Argentina. Di Belanda diasuh oleh
Foppe de Haan dan Bambang Nurdiansyah serta Ivan Kolev di Argentina. Di
Timnas U-23 ia jalani pada tahun 2006 hingga 2007. Debutnya bersama Tim
nasional sepak bola Indonesia ketika timnas Indonesia berhadapan dengan
Uruguay 8 Oktober 2010 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar